JANEDA RELIGI

JANEDA RELIGI (Janeda Religius, Beriman, dan Berkarakter) merupakan salah satu program unggulan sekolah yang dirancang untuk membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia dalam bingkai toleransi dan kebersamaan.

Melalui pembiasaan ibadah rutin, sekolah berkomitmen untuk memfasilitasi setiap siswa dalam memperdalam ajaran agamanya masing-masing sebagai fondasi utama dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Rangkaian Kegiatan JANEDA RELIGI

1. Pembiasaan Kebiasaan & Ibadah Rutin (Siswa Muslim)

  • Murojaah & Pembiasaan Pagi
    • Kegiatan: Membaca dan menghafal (murojaah) Juz 'Amma bersama.
    • Waktu: Setiap pagi sebelum Jam Pembelajaran Utama dimulai.
    • Tujuan: Menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak dini serta mengawali hari dengan keberkahan.
  • Sholat Dzuhur Berjamaah
    • Kegiatan: Pelaksanaan sholat Dzuhur secara berdisiplin dan berjamaah di musholla/masjid sekolah.
    • Waktu: Setiap hari sekolah.
    • Tujuan: Melatih kedisiplinan beribadah dan mempererat silaturahmi antarwarga sekolah.
  • Sholat Dhuha Jumat
    • Kegiatan: Pelaksanaan sholat Dhuha bersama dilanjutkan dengan doa dan motivasi spiritual.
    • Waktu: Setiap hari Jumat pagi.
    • Tujuan: Membuka pintu rezeki ilmu yang bermanfaat serta melatih kebiasaan ibadah sunnah.
  • Amaliah Jumat Legi (Yasin, Tahlil & Khotmil Qur'an)
    • Kegiatan: Pembacaan Surat Yasin, Tahlil, serta Khotmil Qur'an.
    • Waktu: Setiap Jumat Legi.
    • Tujuan: Melestarikan tradisi keislaman, mendoakan para leluhur/guru, serta memperkuat spiritualitas melalui keberkahan khatam Al-Qur'an.

2. Bimbingan Kerohanian Kristen (Siswa Non-Muslim)

  • Bimbingan & Pelayanan Kerohanian
    • Kegiatan: Pembinaan iman, pendalaman Alkitab, serta ibadah bersama yang dibimbing langsung oleh Guru Agama Kristen yang sesuai dan berkompeten.
    • Waktu: Dilaksanakan selaras dengan jadwal pembiasaan agama di sekolah.
    • Tujuan: Memastikan seluruh siswa/siswi beragama Kristen mendapatkan wadah pembinaan iman yang tepat, tumbuh dalam kasih, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

"Membangun generasi unggul tidak hanya berpatokan pada kecerdasan intelektual, tetapi juga kedalaman spiritual, kemuliaan akhlak, dan nilai-nilai toleransi."

: